
Fobbies, tentu semua orangtua dimanapun ingin anaknya bertumbuh jadi anak yang cerdas baik secara intelektual maupun emosional.
Dan untuk mencapai hal tersebut, ngga heran orangtua masa kini berlomba-lomba mengenalkan dan merutinkan anaknya sedari dini bermain sensoryplay baik diajarkan sendiri ataupun melalui kelas montessori yang sekarang lagi happening.
Sensoryplay merupakan jenis bermain yang melibatkan indera si kecil, seperti sentuhan, penglihatan, pendengaran, penciuman, dan perasaan. Lewat sentuhan dan eksplorasi dari permainan sensory ini yang diharapkan bisa mengirim sinyal ke otak untuk memproses ke seluruh indera si kecil
Hmm...apa ya alasannya sensoryplay itu begitu penting? Berikut penjelasannya:
Fobbies bisa menggunakan Babysense Sensory Path yang tiap halamannya berbeda aktivitas dan tekstur. Dengan rutin memainkan Sensory Path akan mengembangkan kemampuan memproses, mengintegrasikan, dan merespon secara efektif ke seluruh indera dengan lebih baik.
Sensoryplay melibatkan penggunaan tangan dan jari anak untuk merasakan, mencubit, memegang, atau menggenggam.
Dan di halaman Babysense Sensory Path menyediakan aktivitas-aktivitas tersebut seperti di halaman rumbai burung, scrumble, dan manik-manik.

Kegiatan ini mengembangkan keterampilan motorik halus anak dari mengkoordinasikan gerakan tangan dan jari, memperkuat otot-otot tangan, meningkatkan ketepatan dan kekuatan pegangan, serta meningkatkan kontrol gerakan.
Tidak hanya otot kecil saja, sensoryplay juga melibatkan gerakan tubuh atau otot lebih besar, seperti berjalan, melompat, merangkak, atau berlari.
Fobbies bisa memanfaatkan Sensory Path sebagai area berjalan si kecil. Jadi yang terstimulasi tidak hanya saraf tangan saja, tapi juga saraf kaki.
Selain memperkuat otot-otot tubuh, juga meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan ketangkasan, serta meningkatkan kesadaran tubuh.
Saat bermain sensoryplay, secara tidak langsung imajinasinya auto aktif. Imajinasinya pun bermacam-macam seperti membuat berbagai skenario, mewujudkan gagasan, dan memecahkan masalah. Hal inilah yang akan membantu dalam pengembangan kognitif si kecil, termasuk kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan kemampuan representasi simbolik.
Ternyata, sensoryplay juga dapat membantu anak-anak mengelola emosi yang muncul. Aktivitas sensorik yang menenangkan, seperti menyentuh pompom atau ekor rubah di Sensory Path yang bertekstur halus membantu mengurangi stres, dan meningkatkan relaksasi.

Begitu pentingnya sensoryplay bagi tumbuh kembang anak, jadi alangkah baiknya Fobbies bisa memberi kesempatan si kecil untuk bermain sensory secara rutin dan teratur.
Maka itu, hadirnya Babysense Sensory Path jadi jawaban buat para orangtua yang ingin menstimulasi sensomotorik si kecil dengan sensoryplay praktis dan bisa dibawa kemana saja.
Penasaran seperti apa detail produknya? Yuk, konsul dengan Sismin.